Begini Cara Bikin Surat Rekomendasi Kerja untuk Visa: Ada Contohnya!

Table of Contents

Mengurus visa buat perjalanan ke luar negeri, entah itu buat liburan seru, kunjungan bisnis penting, atau keperluan lainnya, seringkali butuh banyak dokumen. Salah satu dokumen yang kadang bikin pusing tapi ternyata penting banget adalah surat rekomendasi kerja. Surat ini bukan cuma formalitas lho, tapi bisa jadi penentu kelulusan aplikasi visamu.

Apa Itu Surat Rekomendasi Kerja untuk Visa?

Secara sederhana, surat rekomendasi kerja untuk visa adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja. Surat ini berfungsi untuk mengkonfirmasi status kepegawaianmu, posisi, durasi kerja, dan kadang juga detail gaji atau pendapatan. Intinya, surat ini “memberi tahu” pihak kedutaan atau konsulat bahwa kamu punya pekerjaan yang stabil di negaramu.

Surat ini jadi semacam jaminan dari kantormu bahwa kamu adalah karyawan mereka yang sah. Dokumen ini membantu pihak imigrasi di negara tujuan untuk memahami latar belakang profesionalmu dan memastikan kamu punya ikatan yang kuat dengan negara asal, yaitu pekerjaanmu. Makanya, surat ini sering diminta sebagai salah satu syarat wajib dalam berkas aplikasi visa di banyak negara.

Kenapa Surat Ini Penting Banget Buat Aplikasi Visa?

Kamu mungkin bertanya-tanya, “Kan udah ada bukti slip gaji atau kontrak kerja, kenapa masih perlu surat rekomendasi?” Nah, surat rekomendasi kerja ini punya peran yang lebih luas dari sekadar bukti finansial atau kontrak. Surat ini memberikan konteks yang lebih personal dan formal dari perusahaanmu.

Pihak kedutaan atau konsulat butuh bukti kuat kalau kamu punya “strong ties” alias ikatan kuat dengan negaramu sendiri. Ikatan ini bisa berupa keluarga, properti, atau yang paling umum: pekerjaan. Dengan surat rekomendasi kerja, kamu menunjukkan bahwa kamu punya alasan kuat untuk kembali ke tanah air setelah masa berlaku visa atau tujuan perjalananmu selesai. Ini penting untuk mengurangi risiko kamu “kabur” atau tinggal melebihi izin tinggal di negara mereka.

Selain itu, surat ini juga sering mencantumkan informasi gaji atau pendapatan bulananmu. Informasi ini krusial untuk membuktikan bahwa kamu punya kemampuan finansial yang cukup untuk membiayai perjalananmu selama di luar negeri tanpa harus mencari kerja ilegal di sana. Jadi, surat ini bukan cuma soal status kerja, tapi juga bukti stabilitas finansial dan niat baikmu sebagai pemohon visa.

contoh surat rekomendasi kerja untuk visa
Image just for illustration

Komponen Kunci yang Wajib Ada dalam Surat Rekomendasi Kerja untuk Visa

Biar surat rekomendasi kerjamu powerful dan nggak ditolak mentah-mentah sama pihak kedutaan, ada beberapa komponen penting yang wajib banget ada di dalamnya. Pastikan kamu memeriksa setiap poin ini sebelum menyerahkan berkas aplikasi visamu. Surat yang lengkap dan informatif akan sangat membantu prosesmu.

Pertama dan paling utama, surat ini harus dicetak di atas kop surat resmi perusahaanmu. Kop surat ini biasanya mencantumkan logo perusahaan, nama lengkap perusahaan, alamat lengkap, nomor telepon, dan alamat email perusahaan. Kenapa harus pakai kop surat? Karena ini bukti otentisitas dan legalitas surat tersebut; menunjukkan bahwa surat ini benar-benar dikeluarkan oleh perusahaan yang bersangkutan, bukan surat “abal-abal”.

Setelah kop surat, pastikan ada tanggal surat dikeluarkan. Tanggal ini penting untuk menunjukkan seberapa baru informasi dalam surat tersebut. Pihak kedutaan biasanya ingin informasi terkini, jadi pastikan tanggalnya nggak terlalu lama dari waktu kamu mengajukan visa. Idealnya, surat dibuat dalam kurun waktu 1-3 bulan sebelum tanggal aplikasi visa.

Surat ini juga perlu ditujukan kepada pihak yang tepat. Biasanya, surat ini bisa ditujukan “Kepada Yth. Kedutaan Besar [Nama Negara Tujuan]” atau “To Whom It May Concern” (Kepada yang Berkepentingan). Menyebutkan nama kedutaan negara tujuanmu secara spesifik kadang bisa memberikan kesan lebih profesional dan terarah. Jangan lupa cantumkan perihal surat, misalnya “Surat Rekomendasi Kerja untuk Aplikasi Visa”.

Di dalam isi surat, kamu perlu mencantumkan identitas lengkapmu sebagai karyawan. Ini meliputi nama lengkap (sesuai paspor), nomor identitas (bisa NIK KTP atau nomor paspor), posisi atau jabatanmu saat ini di perusahaan, dan tanggal kamu mulai bekerja di perusahaan tersebut. Informasi ini sangat mendasar untuk mengidentifikasi siapa kamu dalam konteks kepegawaian.

Kemudian, jelaskan secara singkat detail pekerjaanmu. Sebutkan jabatanmu dan mungkin 1-2 tugas atau tanggung jawab utamamu. Ini memberikan gambaran kepada pihak kedutaan tentang peranmu di perusahaan. Jangan lupa sebutkan status kepegawaianmu, apakah kamu karyawan tetap (permanent employee) atau karyawan kontrak (contract employee). Status karyawan tetap seringkali dianggap menunjukkan ikatan yang lebih kuat.

Informasi yang seringkali paling dicari oleh pihak kedutaan adalah informasi gaji atau pendapatan. Surat ini sebaiknya mencantumkan gaji pokok bulananmu. Beberapa perusahaan mungkin keberatan mencantumkan angka pastinya, tapi cobalah negosiasi agar setidaknya dicantumkan rentang gaji atau status bahwa gaji kamu mencukupi untuk membiayai perjalanan. Bukti gaji ini sangat penting untuk meyakinkan bahwa kamu punya finansial yang stabil dan mampu menanggung biaya hidup selama di negara mereka.

Sangat disarankan untuk secara eksplisit menyebutkan tujuan pembuatan surat ini, yaitu sebagai pendukung aplikasi visa. Sebutkan nama negara yang kamu tuju dan jenis visa yang kamu ajukan (misalnya, visa turis, visa bisnis, dll.). Menyebutkan tujuan ini akan memperjelas maksud dari surat tersebut bagi pihak yang membacanya.

Komponen krusial lainnya yang seringkali request oleh kedutaan adalah konfirmasi bahwa kamu akan kembali bekerja di perusahaan setelah perjalananmu selesai. Pernyataan seperti “Kami tidak keberatan [Nama Karyawan] melakukan perjalanan ke [Nama Negara Tujuan] dan kami memahami bahwa beliau akan kembali menjalankan tugasnya di perusahaan setelah masa perjalanannya selesai” sangat membantu. Ini menegaskan kembali ikatan kuatmu dengan perusahaan dan niatmu untuk tidak tinggal melebihi izin visa.

Terakhir, surat ini harus ditutup dengan formalitas seperti “Hormat kami” atau “Sincerely”. Di bawah penutup, harus ada tanda tangan basah, nama jelas, dan jabatan dari pejabat perusahaan yang berwenang mengeluarkan surat tersebut (misalnya: HR Manager, General Manager, atau Direktur). Jangan lupa bubuhkan stempel resmi perusahaan. Tanda tangan dan stempel ini adalah validasi akhir dari keabsahan surat rekomendasi tersebut.

Komponen Surat Rekomendasi Detail yang Dibutuhkan Pentingnya untuk Visa
Kop Surat Perusahaan Nama, Alamat, Kontak Perusahaan Bukti keabsahan surat dan perusahaan
Tanggal Surat Tanggal Dikeluarkan Menunjukkan kebaruan informasi
Ditujukan Kepada Kedutaan/Konsulat atau “To Whom It May Concern” Menjelaskan audiens surat
Perihal Surat Tujuan Surat (Aplikasi Visa) Memperjelas maksud surat
Identitas Karyawan Nama, Posisi, Tgl Mulai Kerja, NIK/Paspor Mengidentifikasi pemohon visa
Detail Pekerjaan Deskripsi singkat tugas & status kepegawaian Memberi gambaran peran di perusahaan, bukti ikatan kerja
Informasi Gaji Gaji Pokok & Tunjangan (jika ada) Bukti stabilitas finansial & kemampuan membiayai perjalanan
Tujuan Perjalanan & Visa Menyebutkan tujuan (turis, bisnis, dll) & negara tujuan Menjelaskan konteks penggunaan surat
Konfirmasi Akan Kembali Bekerja Pernyataan bahwa karyawan akan kembali Bukti “strong ties” ke negara asal, mengurangi risiko overstay
Informasi Kontak Pemberi Rekomendasi Nama, Jabatan, No. Telp, Email Perusahaan Untuk verifikasi oleh pihak Kedutaan
Tanda Tangan & Stempel Perusahaan Pejabat Berwenang Legitimasi surat

Contoh Format Surat Rekomendasi Kerja untuk Visa

Oke, setelah tahu komponen-komponennya, sekarang kita lihat contoh formatnya nih. Kamu bisa pakai ini sebagai panduan saat meminta surat ke bagian HRD atau atasanmu. Ingat, ini hanya contoh, detailnya bisa disesuaikan dengan kebijakan perusahaanmu dan persyaratan spesifik dari kedutaan negara tujuanmu.

[KOP SURAT PERUSAHAAN]
(Biasanya ada Logo Perusahaan, Nama Perusahaan, Alamat Lengkap, Telepon, Email, Website)


[Tanggal Surat Dikeluarkan]

Kepada Yth.
Petugas Imigrasi / Konsulat
[Nama Negara Tujuan, contoh: Kedutaan Besar Australia]
[Alamat Kedutaan/Konsulat, jika diketahui]

Perihal: Surat Rekomendasi Kerja untuk Aplikasi Visa

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Lengkap : [Nama Lengkap Pejabat Perusahaan]
Jabatan : [Jabatan Pejabat Perusahaan, contoh: HR Manager / Direktur]
Nama Perusahaan : [Nama Lengkap Perusahaan Anda]
Alamat Perusahaan : [Alamat Lengkap Perusahaan Anda]
Nomor Telepon : [Nomor Telepon Perusahaan]
Email : [Email Resmi Perusahaan]

Dengan ini menerangkan bahwa:
Nama Lengkap : [Nama Lengkap Anda sesuai Paspor]
Nomor Identitas : [NIK KTP atau Nomor Paspor Anda]
Jabatan : [Jabatan Anda saat ini, contoh: Senior Marketing Executive]
Status Kepegawaian : [Tetap/Kontrak]
Tanggal Mulai Bekerja : [Tanggal Anda Resmi Bergabung dengan Perusahaan]

[Nama Lengkap Anda] saat ini menjabat sebagai [Jabatan Anda] di Departemen [Nama Departemen, jika relevan] di [Nama Lengkap Perusahaan Anda]. Beliau telah menunjukkan kinerja yang baik selama masa kerjanya di sini. Tugas dan tanggung jawab utama beliau meliputi [Sebutkan 2-3 tugas utama secara singkat, contoh: mengelola kampanye pemasaran digital, melakukan riset pasar, dan berkoordinasi dengan tim penjualan].

Gaji bruto bulanan [Nama Lengkap Anda] adalah sebesar Rp [Jumlah Gaji Bruto Anda dalam angka, contoh: 15.000.000] ([Jumlah Gaji Bruto Anda dalam huruf, contoh: Lima Belas Juta Rupiah]). Kami percaya bahwa pendapatan ini mencukupi untuk menanggung biaya perjalanan dan akomodasi [Nama Lengkap Anda] selama di [Nama Negara Tujuan].

Surat rekomendasi ini dibuat sebagai pendukung aplikasi visa [Jenis Visa, contoh: Turis] ke [Nama Negara Tujuan, contoh: Australia] yang diajukan oleh [Nama Lengkap Anda]. Kami memberikan rekomendasi penuh kepada [Nama Lengkap Anda] dan tidak keberatan beliau melakukan perjalanan tersebut pada periode [Sebutkan perkiraan tanggal perjalanan, jika relevan dan diizinkan].

Kami memahami bahwa [Nama Lengkap Anda] akan kembali menjalankan tugasnya di perusahaan setelah menyelesaikan perjalanan tersebut. Untuk keperluan verifikasi lebih lanjut terkait surat ini, pihak Kedutaan atau Konsulat dapat menghubungi kami melalui detail kontak yang tertera di atas.

Demikian surat rekomendasi ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Tanda Tangan Basah Pejabat yang Berwenang]

[Nama Lengkap Pejabat yang Berwenang]
[Jabatan Pejabat yang Berwenang]
[Stempel Resmi Perusahaan]

Catatan:

  • Pastikan data yang diisi akurat dan sesuai dengan dokumen pendukung lainnya (misal: slip gaji).
  • Format gaji bisa disesuaikan dengan kebiasaan perusahaan, tapi pastikan jelas angka dan mata uangnya.
  • Bagian menyebutkan perkiraan tanggal perjalanan itu opsional, tapi bisa membantu memberikan gambaran ke pihak kedutaan. Tanyakan dulu ke HRD apakah ini bisa dicantumkan.
  • Kadang ada kedutaan yang request suratnya dalam Bahasa Inggris. Jika begitu, minta perusahaan membuatkannya dalam Bahasa Inggris, atau kamu bisa membuat draf terjemahannya untuk diperiksa dan ditandatangani oleh perusahaan.

dokumen aplikasi visa
Image just for illustration

Tips Mendapatkan dan Menggunakan Surat Rekomendasi Kerja untuk Visa

Mendapatkan surat rekomendasi kerja kadang butuh proses di perusahaan. Berikut beberapa tips biar prosesnya lancar:

  1. Ajukan Permohonan Jauh-Jauh Hari: Jangan dadakan! Proses pembuatan surat di perusahaan, apalagi perusahaan besar, bisa butuh waktu. Ajukan permohonan ke bagian HRD atau atasanmu minimal 1-2 minggu sebelum kamu berencana mengajukan visa.

  2. Sebutkan Tujuan dengan Jelas: Saat meminta surat, beri tahu dengan detail untuk apa surat itu kamu perlukan. Sebutkan bahwa ini untuk aplikasi visa, sebutkan nama negara tujuannya, dan kalau bisa jenis visanya. Jelaskan juga kalau ada persyaratan khusus dari kedutaan (misalnya, harus dalam Bahasa Inggris, atau harus mencantumkan gaji).

  3. Sediakan Informasi yang Dibutuhkan: Permudah proses mereka dengan menyediakan data dirimu yang lengkap: nama lengkap (sesuai paspor), NIK/Nomor Paspor, jabatan, tanggal mulai kerja, dan kalau perlu, perkiraan tanggal perjalanan. Kamu juga bisa mengingatkan komponen-komponen penting yang harus ada dalam surat (seperti yang sudah dibahas di atas).

  4. Tawarkan Draf (Jika Diizinkan): Beberapa perusahaan mungkin memperbolehkanmu membuat draf suratnya terlebih dahulu, nanti tinggal diperiksa dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Ini bisa mempercepat proses, tapi pastikan drafmu sesuai dengan informasi yang benar dan format perusahaan.

  5. Pastikan Ditandatangani Pejabat Berwenang: Surat ini harus ditandatangani oleh pejabat yang punya otoritas di perusahaanmu, bukan sekadar teman kerja atau manajer langsungmu yang nggak punya wewenang legal perusahaan. Biasanya ini adalah HR Manager, General Manager, Direktur, atau CEO.

  6. Cek Ulang Kelengkapan: Sebelum pergi dari HRD atau setelah menerima suratnya, cek lagi semua komponen wajib: kop surat, tanggal, detail namamu, jabatan, tanggal mulai kerja, gaji (jika dicantumkan), tujuan surat (visa, negara), pernyataan akan kembali, tanda tangan, nama pejabat, jabatan, dan stempel perusahaan. Satu detail kecil yang hilang bisa bikin suratmu dianggap nggak lengkap.

  7. Jaga Kebaruan Surat: Seperti disebutkan sebelumnya, beberapa kedutaan punya aturan soal usia surat rekomendasi. Usahakan suratmu nggak lebih dari 1-3 bulan saat diajukan. Kalau sudah terlalu lama, mungkin kamu perlu meminta surat baru.

  8. Siapkan Terjemahan (Jika Perlu): Kalau negara tujuanmu nggak berbahasa Inggris atau Bahasa Indonesia dan kedutaan mensyaratkan dokumen dalam bahasa lokal atau Inggris, siapkan terjemahan tersumpah dari surat rekomendasi ini. Jangan cuma diterjemahkan sendiri ya, harus oleh penerjemah tersumpah yang diakui.

Surat rekomendasi kerja ini adalah salah satu bukti nyata dari “strong ties” yang kamu miliki di negara asal. Dengan adanya surat ini, pihak kedutaan bisa lebih yakin bahwa kamu punya pekerjaan yang stabil dan ada alasan kuat bagimu untuk kembali setelah kunjunganmu selesai.

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Dalam proses menyiapkan surat rekomendasi kerja untuk visa, ada beberapa jebakan yang sering bikin orang pusing atau bahkan aplikasi visanya ditolak. Hindari kesalahan-kesalahan ini ya:

  • Informasi Salah atau Tidak Konsisten: Data di surat rekomendasi (nama, jabatan, gaji, tanggal mulai kerja) harus konsisten dengan dokumen lain yang kamu lampirkan (paspor, slip gaji, kontrak kerja, surat keterangan pegawai lainnya). Ketidakcocokan bisa menimbulkan kecurigaan.
  • Tidak Menggunakan Kop Surat Perusahaan: Surat yang hanya dicetak di kertas HVS polos tanpa kop resmi terlihat tidak profesional dan meragukan keabsahannya.
  • Tidak Ada Tanda Tangan Basah dan Stempel: Salinan surat yang tidak ada tanda tangan asli atau stempel perusahaan seringkali tidak diterima. Pastikan ada tanda tangan basah dari pejabat berwenang dan stempel perusahaan yang jelas.
  • Ditandatangani Oleh Pejabat yang Tidak Berwenang: Surat harus ditandatangani oleh pihak yang benar-benar punya wewenang di perusahaan untuk mewakili perusahaan, bukan sembarang atasan atau manajer.
  • Tidak Menyebutkan Tujuan Aplikasi Visa: Kalau surat rekomendasi kerja hanya berisi keterangan kerja biasa tanpa menyebutkan bahwa surat ini dibuat untuk keperluan aplikasi visa ke negara tertentu, pihak kedutaan mungkin tidak menganggapnya relevan atau cukup kuat sebagai bukti pendukung.
  • Informasi Gaji Tidak Jelas atau Tidak Ada: Untuk visa turis, informasi gaji seringkali sangat penting sebagai bukti kemampuan finansial. Jika perusahaan keberatan menyebutkan gaji spesifik, minta setidaknya dicantumkan pernyataan bahwa gaji kamu mencukupi atau stabil. Jika sama sekali tidak ada informasi gaji, ini bisa jadi masalah.
  • Surat Terlalu Lama: Surat yang dikeluarkan sudah berbulan-bulan bahkan setahun lalu mungkin dianggap sudah tidak relevan. Perusahaan bisa saja sudah mengalami perubahan struktur atau gaji karyawan sudah berubah. Pastikan suratmu masih “fresh”.
  • Bahasa Tidak Sesuai Persyaratan: Jika kedutaan mensyaratkan surat dalam Bahasa Inggris, tapi kamu hanya melampirkan surat dalam Bahasa Indonesia, atau sebaliknya. Selalu cek persyaratan bahasa dokumen dari kedutaan yang kamu tuju.

Memastikan surat rekomendasi kerjamu bebas dari kesalahan-kesalahan ini akan sangat meningkatkan peluang aplikasi visamu disetujui. Prosesnya memang butuh ketelitian, tapi hasilnya sepadan kok.

Kapan Surat Rekomendasi Kerja Ini Paling Dibutuhkan?

Surat rekomendasi kerja ini paling sering diminta untuk jenis visa yang membutuhkan bukti “strong ties” dan stabilitas finansial. Ini termasuk:

  • Visa Turis: Untuk membuktikan kamu punya pekerjaan stabil dan penghasilan cukup, serta ada alasan kuat untuk kembali setelah liburan. Ini adalah jenis visa yang paling umum memerlukan surat ini.
  • Visa Bisnis: Terkadang diminta sebagai bukti kamu adalah karyawan sah yang dikirim untuk urusan bisnis dan akan kembali.
  • Visa Kunjungan Keluarga/Teman: Mirip visa turis, untuk menunjukkan ikatan dengan negara asal selain ikatan dengan keluarga/teman di negara tujuan.

Untuk visa pelajar atau visa kerja jangka panjang, persyaratan dokumennya mungkin berbeda dan fokus pada surat penerimaan dari institusi pendidikan atau sponsor kerja di negara tujuan, meskipun surat keterangan kerja dari perusahaan lama mungkin tetap dibutuhkan sebagai riwayat.

Intinya, jika kamu bekerja dan akan mengajukan visa non-imigran ke negara mana pun, sangat besar kemungkinannya kamu akan diminta melampirkan surat rekomendasi kerja ini. Jadi, siapkan dari awal ya!

formulir visa
Image just for illustration

Pentingnya Verifikasi Informasi

Pihak kedutaan atau konsulat punya hak dan seringkali melakukan verifikasi terhadap dokumen yang kamu lampirkan. Ini bisa termasuk menghubungi perusahaanmu untuk mengkonfirmasi keabsahan surat rekomendasi kerja yang kamu serahkan. Makanya, sangat penting bahwa informasi dalam surat itu akurat dan kontak yang tercantum bisa dihubungi.

Pastikan nomor telepon dan email perusahaan yang tercantum di kop surat atau bagian kontak pejabat yang berwenang adalah nomor dan email aktif yang bisa dihubungi. Pihak kedutaan mungkin akan menelepon atau mengirim email untuk memastikan bahwa kamu benar-benar karyawan di sana, dengan jabatan dan durasi kerja sesuai yang tertulis. Jangan sampai perusahaanmu “kaget” atau tidak bisa mengkonfirmasi informasimu saat dihubungi.

Komunikasi yang baik dengan bagian HRD atau atasanmu sebelum surat dikeluarkan itu penting. Beri tahu mereka kalau ada kemungkinan pihak kedutaan akan menghubungi untuk verifikasi. Ini akan membantu mereka siap jika sewaktu-waktu ada panggilan telepon atau email dari kedutaan. Kerjasama antara kamu dan perusahaanmu adalah kunci keberhasilan dalam hal ini.

Memalsukan informasi dalam surat rekomendasi kerja adalah tindakan serius dan bisa berakibat fatal pada aplikasi visamu. Selain visa ditolak saat ini, kamu juga bisa menghadapi larangan (ban) untuk mengajukan visa ke negara tersebut di masa depan. Jadi, selalu berikan informasi yang jujur dan akurat ya.

Kesimpulan: Siapkan Surat Rekomendasi Kerjamu dengan Matang

Mengurus visa memang butuh effort lebih, tapi setiap dokumen punya perannya masing-masing. Surat rekomendasi kerja ini, meskipun terlihat sederhana, punya bobot yang cukup besar dalam proses penilaian aplikasi visamu. Surat ini bukan cuma bukti kamu bekerja, tapi juga cerminan stabilitasmu, kemampuan finansialmu, dan yang terpenting, ikatanmu yang kuat dengan negara asal.

Membuat surat ini sesuai dengan persyaratan kedutaan dan dengan informasi yang akurat, lengkap, serta tervalidasi oleh perusahaanmu adalah langkah krusial. Jangan menunda mengurusnya, komunikasi dengan HRD atau atasanmu, dan pastikan semua komponen penting ada sebelum kamu melampirkannya dalam berkas aplikasi visa. Dengan persiapan yang matang, semoga proses visamu berjalan lancar dan kamu bisa segera menikmati perjalanan yang sudah direncanakan!

Ada pengalaman seru atau tips lain soal surat rekomendasi kerja untuk visa? Atau mungkin ada pertanyaan yang masih mengganjal? Yuk, bagikan di kolom komentar di bawah! Siapa tahu pengalamanmu bisa membantu teman-teman lain yang sedang berjuang mengurus visa.

Posting Komentar