9 Tips Jitu Bikin Surat Lamaran BUMDes Biar Langsung Diterima
Mau melamar kerja di BUMDes (Badan Usaha Milik Desa)? Bagus banget! BUMDes ini sekarang jadi salah satu penggerak ekonomi desa yang potensial banget, dan banyak posisi menarik buat kamu isi di sana. Tapi, biar lamaranmu dilirik, kamu butuh surat lamaran kerja yang oke. Nggak asal nulis, lho. Surat lamaran itu “gerbang” pertama kamu buat nunjukin keseriusan dan kualifikasi yang kamu punya. Makanya, penting banget bikin surat lamaran yang terstruktur, informatif, dan bikin HRD atau pengurus BUMDes penasaran buat panggil kamu interview.
Apa Sih BUMDes Itu dan Kenapa Melamar di Sana?¶
Sebelum bahas contoh suratnya, kenalan singkat dulu yuk sama BUMDes. BUMDes itu lembaga usaha yang dikelola oleh masyarakat desa dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa. Modalnya sebagian besar dari desa. Jenis usahanya macem-macem, bisa unit simpan pinjam, pasar desa, pengelolaan air bersih, pariwisata, toko kelontong, sampai unit usaha pertanian atau peternakan. BUMDes punya peran penting buat ningkatin pendapatan asli desa dan kesejahteraan masyarakatnya.
Melamar kerja di BUMDes itu nggak cuma soal cari kerja, tapi juga ikut berkontribusi langsung buat kemajuan desa kamu. Ini bisa jadi pengalaman yang unik dan bermakna. Kebutuhan SDM di BUMDes juga makin kompleks seiring berkembangnya unit usaha mereka. Jadi, peluangnya lumayan terbuka lebar buat kamu yang punya skill dan semangat buat bangun desa.
Image just for illustration
Struktur Surat Lamaran Kerja BUMDes yang Standar Tapi Efektif¶
Oke, sekarang kita masuk ke inti pembahasan: gimana sih struktur surat lamaran kerja yang baik buat BUMDes? Sebenarnya strukturnya nggak jauh beda sama surat lamaran kerja pada umumnya. Yang penting itu isinya jelas, rapi, dan profesional. Berikut bagian-bagian penting yang wajib ada:
1. Kepala Surat (Tempat & Tanggal)¶
Ini bagian paling atas suratmu. Tulis tempat (nama desa atau kota kamu) dan tanggal pembuatan surat. Formatnya standar aja, misalnya “Desa Sukamakmur, 26 Oktober 2023”. Gampang kan? Ini buat nunjukin kapan surat itu kamu tulis.
2. Lampiran dan Hal¶
Di bawah kepala surat, ada bagian “Lampiran” dan “Hal”.
* Lampiran diisi jumlah dokumen yang kamu sertakan bareng surat lamaran ini, contohnya CV, fotokopi ijazah, KTP, dll. Biasanya ditulis jumlahnya dalam angka dan huruf, misalnya “Empat) Berkas”. Kalau nggak ada lampiran, bisa ditulis “-“.
* Hal ini inti dari suratmu, yaitu permohonan kerja. Tulis singkat dan jelas, contohnya “Permohonan Lamaran Kerja” atau “Lamaran Kerja sebagai [Nama Posisi]”.
3. Alamat Tujuan Surat¶
Tulis kepada siapa surat ini ditujukan. Biasanya ditujukan kepada Direktur BUMDes atau Pengurus BUMDes yang berwenang. Pastikan kamu tahu nama BUMDes-nya dan kalau bisa, nama pimpinannya. Contohnya:
Kepada Yth.
Direktur BUMDes [Nama BUMDes]
di Tempat
Kalau kamu nggak tahu nama direkturnya, cukup tulis jabatan atau pengurus yang berwenang.
4. Salam Pembuka¶
Sama seperti surat formal lainnya, gunakan salam pembuka yang sopan. Yang paling umum dipakai adalah “Dengan hormat,”. Jangan lupa koma di belakangnya ya.
5. Isi Surat¶
Nah, ini bagian paling krusial. Isi suratmu harus bisa “menjual” diri kamu secara singkat. Isi surat dibagi jadi tiga paragraf utama:
a. Paragraf Pembuka¶
Paragraf ini fungsinya buat memperkenalkan diri dan nyebutin tujuan kamu nulis surat ini. Sebutkan kamu mendapatkan informasi lowongan dari mana (misalnya dari pengumuman di papan informasi desa, website BUMDes, atau informasi dari teman). Kemudian, nyatakan posisi apa yang kamu lamar. Contoh:
“Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : [Nama Lengkap Kamu]
Tempat/Tanggal Lahir : [Tempat, Tanggal Lahir]
Pendidikan Terakhir : [Jenjang Pendidikan]
Alamat : [Alamat Lengkap Kamu]
Nomor Telepon/HP : [Nomor HP Aktif Kamu]
E-mail : [Alamat Email Aktif Kamu]
Dengan ini, saya ingin mengajukan permohonan lamaran kerja untuk mengisi posisi [Nama Posisi yang Dilamar] di BUMDes [Nama BUMDes], sesuai dengan informasi lowongan pekerjaan yang saya dapatkan dari [Sumber Informasi Lowongan, misal: pengumuman di Kantor Desa] tanggal [Tanggal Pengumuman/Informasi].”
b. Paragraf Isi/Penjelasan Kualifikasi¶
Di paragraf ini, kamu jelaskan kenapa kamu cocok buat posisi yang dilamar. Jelaskan kualifikasi, pengalaman kerja (kalau ada), dan skill yang relevan. Hindari menceritakan semua riwayat hidupmu di sini; cukup yang paling relevan dengan posisi BUMDes yang kamu incar. Kalau kamu fresh graduate dan belum punya banyak pengalaman kerja formal, kamu bisa menonjolkan pengalaman organisasi, volunteer, magang, atau skill spesifik yang kamu punya (misalnya skill komputer, akuntansi dasar, komunikasi, atau skill teknis lain yang dibutuhkan BUMDes). Hubungkan kualifikasimu dengan kebutuhan BUMDes.
Contoh:
“Saya memiliki latar belakang pendidikan di bidang [Bidang Pendidikan] dan sangat tertarik untuk berkontribusi pada kemajuan BUMDes [Nama BUMDes], khususnya di unit usaha [Nama Unit Usaha, jika melamar di unit tertentu]. Selama kuliah/sebelumnya, saya memiliki pengalaman [Sebutkan pengalaman relevan, misal: aktif berorganisasi, magang di bidang administrasi, atau terlibat dalam proyek desa]. Saya menguasai [Sebutkan skill relevan, misal: Ms. Office, komunikasi efektif, pengelolaan data sederhana, atau skill teknis lainnya yang relevan].”
c. Paragraf Penutup¶
Bagian ini berisi harapan kamu agar diberi kesempatan untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya (interview) dan ucapan terima kasih atas perhatian pihak BUMDes. Tunjukkan antusiasme kamu.
Contoh:
“Besar harapan saya untuk dapat diberi kesempatan mengikuti proses seleksi lebih lanjut. Sebagai bahan pertimbangan, bersama surat ini saya lampirkan beberapa dokumen yang dapat Bapak/Ibu tinjau. Atas perhatian dan waktu yang Bapak/Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.”
6. Salam Penutup¶
Gunakan salam penutup yang sopan. Yang paling umum adalah “Hormat saya,”.
7. Tanda Tangan dan Nama Terang¶
Di bawah salam penutup, bubuhkan tanda tangan kamu dan tulis nama lengkap kamu di bawahnya.
8. Daftar Lampiran (Opsional, tapi bagus ditambahkan)¶
Meskipun sudah disebut di bagian “Lampiran”, kadang bagus juga di bagian paling bawah ditambahkan daftar detail dokumen apa saja yang kamu lampirkan biar rapi.
Contoh:
Lampiran:
1. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae - CV)
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Fotokopi Ijazah Terakhir
4. Fotokopi Transkrip Nilai
5. Fotokopi Sertifikat Pelatihan/Kursus (jika ada)
6. Pas Foto Terbaru
Image just for illustration
Contoh Surat Lamaran Kerja BUMDes¶
Oke, biar lebih jelas, ini dia beberapa contoh surat lamaran kerja BUMDes. Kamu bisa sesuaikan contoh ini dengan data pribadi kamu, posisi yang dilamar, dan BUMDes tempat kamu melamar.
Contoh 1: Surat Lamaran Kerja Umum untuk Posisi Staf¶
Desa Makmur Jaya, 26 Oktober 2023
Lampiran : Lima) Berkas
Hal : Permohonan Lamaran Kerja
Kepada Yth.
Direktur BUMDes Maju Bersama
di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Budi Santoso
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 15 Mei 1998
Pendidikan Terakhir : D3 Administrasi Perkantoran
Alamat : Jl. Merdeka No. 12, RT 001 RW 002, Desa Makmur Jaya
Nomor Telepon/HP : 0812 3456 7890
E-mail : budi.santoso@email.com
Dengan ini, saya ingin mengajukan permohonan lamaran kerja untuk mengisi posisi Staf Administrasi di BUMDes Maju Bersama, sesuai dengan informasi lowongan pekerjaan yang saya dapatkan dari pengumuman di Kantor Desa Makmur Jaya tanggal 24 Oktober 2023.
Saya memiliki latar belakang pendidikan di bidang administrasi perkantoran dan sangat tertarik untuk berkontribusi pada pengelolaan administrasi BUMDes. Selama masa studi, saya aktif dalam kegiatan organisasi kampus dan pernah magang selama 3 bulan di sebuah perusahaan lokal, mengerjakan tugas-tugas administrasi dasar seperti pengarsipan dokumen, input data, dan surat-menyurat. Saya menguasai penggunaan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dengan baik dan memiliki kemampuan komunikasi yang cukup baik.
Besar harapan saya untuk dapat diberi kesempatan mengikuti proses seleksi lebih lanjut. Sebagai bahan pertimbangan, bersama surat ini saya lampirkan beberapa dokumen yang dapat Bapak/Ibu tinjau. Atas perhatian dan waktu yang Bapak/Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
(Tanda Tangan)
Budi Santoso
Lampiran:
1. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae - CV)
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Fotokopi Ijazah Terakhir
4. Fotokopi Transkrip Nilai
5. Pas Foto Terbaru
Contoh 2: Surat Lamaran Kerja untuk Posisi Manajer Unit Usaha (Lebih Menekankan Pengalaman)¶
Desa Sejahtera, 26 Oktober 2023
Lampiran : Enam) Berkas
Hal : Lamaran Kerja Manajer Unit Usaha Pertanian
Kepada Yth.
Pengurus BUMDes Desa Sejahtera
di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Siti Aminah
Tempat/Tanggal Lahir : Bogor, 20 April 1990
Pendidikan Terakhir : S1 Agribisnis
Alamat : Jl. Persatuan No. 5, RT 003 RW 001, Desa Sejahtera
Nomor Telepon/HP : 0856 1234 5678
E-mail : siti.aminah@email.com
Sehubungan dengan adanya informasi lowongan pekerjaan untuk posisi Manajer Unit Usaha Pertanian di BUMDes Desa Sejahtera yang saya peroleh dari website resmi BUMDes, dengan ini saya bermaksud mengajukan lamaran kerja untuk posisi tersebut.
Saya memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun bekerja di sektor pertanian, termasuk 2 tahun sebagai supervisor di perkebunan swasta yang mengelola [jenis komoditas relevan]. Saya memiliki pemahaman mendalam mengenai teknik budidaya [jenis komoditas yang relevan dengan unit usaha BUMDes], manajemen operasional pertanian, serta pemasaran hasil pertanian. Selain itu, saya juga memiliki kemampuan dalam menyusun rencana kerja, mengelola tim, dan melakukan analisis usaha sederhana. Saya melihat potensi besar pada unit usaha pertanian di BUMDes Desa Sejahtera dan yakin dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan unit ini menjadi lebih produktif dan menguntungkan bagi desa.
Besar harapan saya untuk dapat bergabung dan berkontribusi di BUMDes Desa Sejahtera. Untuk melengkapi permohonan ini, saya lampirkan dokumen-dokumen pendukung. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, saya sampaikan terima kasih.
Hormat saya,
(Tanda Tangan)
Siti Aminah
Lampiran:
1. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae - CV)
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Fotokopi Ijazah Terakhir
4. Fotokopi Transkrip Nilai
5. Fotokopi Surat Pengalaman Kerja
6. Pas Foto Terbaru
Image just for illustration
Tips Jitu Bikin Surat Lamaran BUMDes-mu Auto-Dilamar Interview!¶
Biar surat lamaranmu nggak cuma jadi tumpukan kertas biasa, coba deh perhatikan beberapa tips ini:
1. Riset BUMDes-nya!¶
Jangan bikin surat lamaran generik. Cari tahu BUMDes yang kamu lamar itu bergerak di unit usaha apa saja, apa saja kegiatan mereka, dan kalau bisa, visi misi mereka. Ini bakal membantu kamu menyusun kalimat yang nyambung dengan BUMDes tersebut di bagian isi surat.
2. Sesuaikan dengan Posisi yang Dilamar¶
Setiap posisi pasti butuh kualifikasi yang beda. Kalau melamar jadi staf administrasi, tonjolkan skill kearsipan, Ms. Office, dan ketelitian. Kalau melamar di unit usaha perdagangan, tonjolkan skill sales, negosiasi, dan pemahaman pasar. Baca baik-baik persyaratan di lowongan dan sesuaikan isinya.
3. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Sopan¶
Meskipun gaya artikel ini kasual, surat lamaran itu sendiri harus profesional ya. Gunakan bahasa Indonesia yang baku (tapi nggak kaku banget), jelas, padat, dan nggak bertele-tele. Hindari singkatan atau bahasa gaul. Ejaannya juga harus benar.
4. Tonjolkan Kualifikasi dan Pengalaman yang Paling Relevan¶
Kamu nggak perlu nulis semua pengalaman kerjamu dari zaman magang SMP (kalau ada). Pilih yang paling relevan dengan posisi di BUMDes. Kalau pengalamannya masih minim, tonjolkan skill yang kamu punya atau potensi diri kamu yang bisa dikembangkan.
5. Proofread, Proofread, Proofread!¶
Ini penting banget! Setelah selesai nulis, baca lagi suratmu baik-baik. Cek apakah ada typo (salah ketik), kesalahan tata bahasa, atau kalimat yang kurang jelas. Salah ketik di surat lamaran bisa ngasih kesan kamu orangnya kurang teliti. Kalau perlu, minta teman atau keluarga buat bacain juga.
6. Rapi dan Mudah Dibaca¶
Pastikan format suratmu rapi. Gunakan font yang umum seperti Times New Roman atau Arial dengan ukuran 11 atau 12. Jaga jarak antar paragraf biar nggak kelihatan padat banget. Cetak di kertas yang bagus kalau dikirim fisik. Kalau dikirim via email, pastikan format PDF dan nama filenya jelas (contoh: Lamaran Kerja - Budi Santoso - Staf Administrasi BUMDes Maju Bersama).
Dokumen Pendukung yang Biasanya Dilampirkan¶
Selain surat lamaran, kamu juga perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung. Ini daftar umum yang biasanya diminta BUMDes:
- Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup: Isinya biodata lengkap, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman organisasi/volunteer, skill, dan informasi lain yang relevan. Buat CV yang terstruktur dan mudah dibaca.
- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP): Bukti identitas diri.
- Fotokopi Ijazah Terakhir: Bukti pendidikan formal.
- Fotokopi Transkrip Nilai: Melengkapi bukti pendidikan formal.
- Fotokopi Sertifikat Pendukung: Kalau kamu punya sertifikat kursus, pelatihan, atau penghargaan yang relevan dengan posisi yang dilamar, lampirkan saja. Ini bisa jadi nilai tambah.
- Pas Foto Terbaru: Biasanya diminta ukuran 3x4 atau 4x6. Pastikan foto formal dan sopan.
- Surat Pengalaman Kerja (jika ada): Dari perusahaan/instansi tempat kamu bekerja sebelumnya.
Kadang ada BUMDes yang minta dokumen tambahan, misalnya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Sehat, atau Surat Pernyataan tertentu. Pastikan kamu baca teliti pengumuman lowongan kerja BUMDes yang kamu incar ya.
| Dokumen Pendukung Umum | Keterangan |
|---|---|
| Curriculum Vitae (CV) | Ringkasan kualifikasi dan pengalaman. |
| Fotokopi KTP | Identitas diri. |
| Fotokopi Ijazah Terakhir | Bukti pendidikan formal. |
| Fotokopi Transkrip Nilai | Rincian nilai akademik. |
| Fotokopi Sertifikat Relevan | Bukti skill/kompetensi tambahan. |
| Pas Foto Terbaru | Foto diri formal. |
| Fotokopi Surat Pengalaman Kerja | Bukti pengalaman kerja sebelumnya (jika ada). |
Tabel di atas bisa jadi panduanmu dalam menyiapkan dokumen.
Fakta Menarik Seputar BUMDes dan Ketenagaannya¶
Melamar di BUMDes itu punya nuansa yang beda dibanding melamar di perusahaan swasta besar atau instansi pemerintah. Kenapa?
* Skala Lokal: BUMDes beroperasi di lingkup desa, jadi interaksi dengan masyarakat lokalnya lebih kental. Ini bisa jadi keuntungan kalau kamu memang pengen berkontribusi langsung buat lingkungan sekitar.
* Variasi Unit Usaha: BUMDes bisa punya banyak unit usaha yang beda-beda banget, dari yang konvensional (simpan pinjam, pasar) sampai yang kreatif (pengelolaan sampah, digital marketing desa, dll.). Ini membuka peluang buat berbagai macam skill.
* Pengembangan SDM: Pengurus BUMDes dan pemerintah desa makin sadar pentingnya SDM yang kompeten. Banyak pelatihan dan pendampingan yang diberikan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan staf BUMDes.
* Potensi Karir: Meskipun skalanya lokal, karir di BUMDes bisa berkembang. Kamu bisa memulai sebagai staf, lalu naik jadi koordinator unit usaha, atau bahkan manajer/direktur. Perkembangan BUMDes itu sendiri juga butuh orang-orang yang visioner dan punya semangat membangun.
Bekerja di BUMDes juga menantang lho. Kamu mungkin akan menghadapi dinamika sosial di desa, perlu adaptasi dengan kebiasaan lokal, dan dituntut punya inisiatif tinggi karena kadang sumber daya atau sistem kerja belum selengkap di perusahaan besar. Tapi justru di situlah menariknya, kamu bisa belajar banyak hal baru dan berkontribusi nyata.
Image just for illustration
Penutup: Yakin dan Siap Melamar!¶
Membuat surat lamaran kerja untuk BUMDes itu intinya adalah bagaimana kamu bisa menunjukkan bahwa kamu punya skill, pengalaman (kalau ada), dan semangat yang dibutuhkan BUMDes untuk berkembang. Sesuaikan isi surat dengan posisi yang dilamar, tunjukkan ketelitianmu dengan format yang rapi dan minim kesalahan, serta lengkapi dengan dokumen pendukung yang diminta.
Jangan ragu buat menonjolkan kelebihanmu yang relevan, bahkan jika itu bukan pengalaman kerja formal dari perusahaan besar. Pengalaman berorganisasi di desa, proyek sosial, atau bahkan skill interpersonal yang baik bisa jadi nilai plus di mata pengurus BUMDes.
Nah, itu tadi panduan lengkap dan contoh surat lamaran kerja BUMDes yang bisa kamu jadikan referensi. Semoga membantu kamu dalam proses melamar kerja ya. Sukses buat kamu yang lagi berjuang dapetin posisi impian di BUMDes!
Gimana, sudah siap bikin surat lamaranmu sendiri? Atau ada pertanyaan lain seputar melamar kerja di BUMDes? Yuk, share di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar