Begini Lho Contoh Surat Keterangan Wisuda Resmi & Cara Urusnya

Table of Contents

Selamat buat kamu yang sudah menyelesaikan studi! Setelah melewati perjuangan panjang dengan tugas, ujian, dan skripsi, akhirnya tiba saatnya menanti momen wisuda. Tapi, seringkali ijazah asli belum bisa langsung diterima di hari H wisuda, atau bahkan masih perlu waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah lulus sidang. Nah, di sinilah surat keterangan wisuda atau sering juga disebut Surat Keterangan Lulus (SKL) jadi pahlawan. Dokumen ini penting banget sebagai bukti sementara bahwa kamu sudah resmi menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi tersebut.

contoh surat keterangan wisuda
Image just for illustration

SK Wisuda ini punya fungsi vital, terutama buat kamu yang buru-buru mau melamar kerja atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Tanpa dokumen ini, kamu mungkin akan kesulitan memenuhi persyaratan administrasi awal yang seringkali meminta bukti kelulusan. Jadi, jangan sepelekan keberadaan surat sakti sementara ini ya.

Apa Sih Surat Keterangan Wisuda Itu Sebenarnya?

Secara garis besar, surat keterangan wisuda adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak universitas atau fakultas. Fungsinya adalah untuk menerangkan bahwa seseorang (kamu) telah menyelesaikan seluruh persyaratan akademik yang ditetapkan dan dinyatakan lulus dari program studi tertentu pada tanggal yang tercantum di dalamnya. Dokumen ini bersifat sementara, diterbitkan sebelum ijazah dan transkrip nilai resmi yang permanen siap untuk diserahkan.

Surat ini menjadi bukti otentik dari institusi pendidikanmu bahwa statusmu sudah berubah dari mahasiswa aktif menjadi alumni yang siap diwisuda. Keberadaannya mengisi kekosongan waktu antara tanggal kelulusan resmi (biasanya tanggal sidang skripsi/tugas akhir) dan tanggal penerbitan ijazah fisik. Jadi, bisa dibilang ini “ijazah mini” yang bisa kamu gunakan untuk keperluan mendesak.

Kenapa Surat Keterangan Wisuda Penting Buat Kamu?

Ada banyak skenario di mana surat keterangan wisuda jadi sangat krusial. Jangan anggap remeh dokumen ini, karena bisa jadi kunci pembuka kesempatanmu selanjutnya. Ini beberapa alasan kenapa SK Wisuda penting banget:

1. Syarat Melamar Pekerjaan

Ini adalah fungsi paling umum dari surat keterangan wisuda. Banyak perusahaan, terutama yang membuka lowongan tepat setelah periode kelulusan, membutuhkan bukti bahwa kamu benar-benar sudah lulus. Mereka seringkali meminta fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus saat proses seleksi administrasi. Karena ijazah asli belum keluar, SK Wisuda inilah yang bisa kamu lampirkan. Surat ini cukup kuat untuk membuktikan status kelulusanmu kepada calon pemberi kerja.

2. Persyaratan Mendaftar Studi Lanjut

Mau langsung tancap gas kuliah S2 atau S3 setelah lulus S1? Atau D4 ke S2? Proses pendaftaran pascasarjana juga seringkali membutuhkan bukti kelulusan. SK Wisuda bisa jadi pengganti sementara ijazah untuk memenuhi syarat pendaftaran di perguruan tinggi lain, baik di dalam maupun luar negeri (meskipun untuk luar negeri mungkin butuh terjemahan resmi). Ini memungkinkan kamu tidak kehilangan momen pendaftaran beasiswa atau perkuliahan yang jadwalnya mepet.

3. Keperluan Administratif Lainnya

Selain melamar kerja atau studi, SK Wisuda juga bisa diperlukan untuk berbagai keperluan administratif lainnya. Misalnya, untuk pendaftaran program pelatihan profesional, pengurusan dokumen tertentu yang mensyaratkan bukti pendidikan terakhir, atau bahkan untuk klaim asuransi pendidikan (jika ada). Intinya, di mana pun kamu butuh bukti lulus secara resmi, SK Wisuda siap membantu.

4. Mengisi Kekosongan Waktu

Proses pencetakan dan legalisasi ijazah resmi membutuhkan waktu. Terkadang bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan tergantung birokrasi kampus. Dengan SK Wisuda, kamu tidak perlu menunggu ijazah asli untuk mulai bergerak mencari kesempatan. Kamu bisa langsung melamar kerja atau mendaftar program lain segera setelah tanggal kelulusanmu. Ini menghemat waktu berhargamu di masa transisi pasca-kuliah.

Bedanya Surat Keterangan Wisuda dengan Ijazah?

Meski punya fungsi mirip sebagai bukti kelulusan, SK Wisuda dan Ijazah adalah dua dokumen yang berbeda. Memahami perbedaannya itu penting biar kamu nggak salah dalam penggunaannya.

Fitur Surat Keterangan Wisuda (SK Wisuda / SKL) Ijazah Resmi
Status Sementara Permanen, Dokumen Utama
Kecepatan Terbit Cepat (beberapa hari/minggu setelah lulus) Lebih Lama (minggu/bulan setelah lulus)
Format Surat biasa dengan kop institusi Dokumen khusus dengan security features
Informasi Detail Ringkas (Nama, NIM, Prodi, Tgl Lulus) Lengkap (Nama, NIM, Prodi, Jenjang, Tanggal Lulus, Nomor Ijazah Nasional)
Kekuatan Hukum Cukup kuat untuk keperluan sementara Sangat kuat, bukti sah dan final
Penggunaan Umum Melamar kerja awal, pendaftaran studi lanjut sementara Melamar kerja permanen, pengakuan formal, legalisasi dokumen
Masa Berlaku Umumnya sampai Ijazah resmi terbit Seumur Hidup

Perbedaan paling mendasar adalah status permanen Ijazah dan sifat sementara SK Wisuda. Ijazah adalah dokumen final dan paling diakui secara hukum sebagai bukti penyelesaian studi. SK Wisuda adalah solusi cepat agar alumni tidak terhambat saat ijazah asli masih dalam proses.

Informasi Penting di Dalam Surat Keterangan Wisuda

Setiap surat keterangan wisuda dari kampus manapun umumnya akan memuat informasi-informasi krusial yang membuktikan keabsahannya. Informasi ini penting untuk diverifikasi oleh pihak yang menerima surat tersebut. Apa saja isinya?

  1. Kop Surat Institusi: Bagian paling atas yang mencantumkan nama lengkap universitas/fakultas, alamat, nomor telepon, dan terkadang logo. Ini menunjukkan bahwa surat ini dikeluarkan secara resmi oleh institusi pendidikanmu.
  2. Nomor Surat: Setiap surat resmi pasti punya nomor unik untuk keperluan administrasi dan arsip. Nomor ini juga penting untuk verifikasi keaslian surat di kemudian hari.
  3. Hal/Perihal: Biasanya tertulis “Surat Keterangan Lulus” atau “Surat Keterangan Wisuda”. Ini menjelaskan tujuan utama surat tersebut.
  4. Lampiran: Jika ada dokumen lain yang disertakan bersama surat ini, jumlahnya akan dicantumkan di sini. Namun, seringkali surat keterangan wisuda tidak memiliki lampiran.
  5. Pihak yang Menerangkan: Identitas pejabat yang berwenang mengeluarkan dan menandatangani surat ini. Biasanya adalah Dekan Fakultas, Wakil Dekan Bidang Akademik, atau pejabat setingkat di lingkungan akademik. Tercantum nama lengkap, jabatan, dan NIP/NIK beliau.
  6. Data Mahasiswa/Lulusan: Ini bagian intinya, memuat identitas lengkap kamu sebagai lulusan. Meliputi:
    • Nama Lengkap: Sesuai akta lahir/identitas resmi.
    • Nomor Induk Mahasiswa (NIM): Kode unik identitasmu selama kuliah.
    • Program Studi: Nama prodi yang kamu selesaikan (contoh: Teknik Informatika, Manajemen, Hukum, dll.).
    • Fakultas: Nama fakultas tempat prodimu bernaung.
    • Tanggal Lulus: Tanggal resmi kamu dinyatakan lulus (tanggal sidang akhir/yudisium). Ini sangat penting karena status kelulusanmu diakui mulai tanggal ini.
  7. Keterangan Status: Pernyataan bahwa mahasiswa tersebut telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademik dan administratif, serta dinyatakan lulus dari program studi tersebut. Seringkali juga disebutkan bahwa ijazah dan transkrip nilai resmi masih dalam proses penerbitan.
  8. Tujuan Penggunaan: Terkadang disebutkan juga tujuan surat ini dikeluarkan, misalnya “untuk melamar pekerjaan” atau “untuk keperluan studi lanjut”. Namun, banyak juga yang bersifat umum.
  9. Tanggal Surat Dikeluarkan: Tanggal saat surat keterangan ini resmi diterbitkan oleh pihak kampus.
  10. Tanda Tangan dan Nama Jelas Pejabat: Tanda tangan basah atau digital dari pejabat berwenang.
  11. Stempel Resmi Institusi: Cap atau stempel universitas/fakultas yang menunjukkan keabsahan surat.

Semua elemen ini harus ada agar surat keterangan wisudamu diakui keabsahannya. Pastikan saat mengambil surat, kamu mengecek kelengkapan data-datamu ya.

Proses Mendapatkan Surat Keterangan Wisuda

Setiap universitas atau fakultas mungkin punya prosedur yang sedikit berbeda dalam pengurusan surat keterangan wisuda. Namun, secara umum, alurnya kurang lebih begini:

  1. Pastikan Statusmu Sudah Lulus: Langkah pertama dan paling utama adalah memastikan kamu sudah dinyatakan lulus secara resmi. Ini biasanya setelah kamu menyelesaikan semua mata kuliah, lulus sidang skripsi/tugas akhir, dan menyelesaikan proses yudisium. Cek pengumuman kelulusan di fakultas atau sistem informasi akademik kampusmu.
  2. Cek Persyaratan Pengajuan: Cari tahu apa saja persyaratan untuk mengajukan SK Wisuda. Informasi ini biasanya tersedia di bagian akademik fakultas, tata usaha, atau website resmi kampus. Persyaratan umumnya meliputi:
    • Surat permohonan (terkadang ada formulir khusus dari kampus).
    • Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
    • Fotokopi Berita Acara Yudisium atau pengumuman kelulusan.
    • Bukti bebas pinjaman (perpustakaan, laboratorium, keuangan).
    • Pas foto (ukuran dan jumlah sesuai ketentuan kampus).
  3. Ajukan Permohonan: Datang langsung ke bagian yang berwenang (misal: Bagian Akademik Fakultas, Subag Kemahasiswaan, atau Sekretariat Prodi) untuk mengajukan permohonan. Ikuti prosedur yang ditetapkan. Jika memungkinkan, beberapa kampus sudah menyediakan sistem pengajuan online.
  4. Proses Verifikasi dan Pembuatan: Pihak kampus akan memverifikasi data kelulusanmu dan memproses pembuatan surat keterangan wisuda. Lama proses ini bervariasi, bisa hanya beberapa hari hingga seminggu tergantung antrian dan kebijakan kampus.
  5. Pengambilan Surat: Jika surat sudah jadi, kamu akan diberitahu untuk mengambilnya. Jangan lupa bawa bukti pengajuan atau identitas diri saat pengambilan. Cek lagi data di surat sebelum meninggalkan loket.

Penting untuk selalu proaktif dan bertanya kepada petugas di kampusmu mengenai prosedur pastinya. Jangan ragu menghubungi bagian akademik jika ada kebingungan.

Contoh Surat Keterangan Wisuda: Template Umum

Sebagai gambaran, ini adalah template umum surat keterangan wisuda. Ingat, format pastinya bisa sedikit berbeda tergantung kebijakan dan desain surat di masing-masing kampus.

[Kop Surat Universitas/Fakultas]
[Nama Lengkap Universitas/Fakultas]
[Alamat Lengkap]
[Nomor Telepon & Fax]
[Website & Email (jika ada)]

Nomor : [Nomor Surat]
Hal    : Surat Keterangan Lulus / Surat Keterangan Wisuda
Lamp.  : -

Kepada Yth.
Yang Berkepentingan
di Tempat

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Lengkap : [Nama Pejabat Berwenang, contoh: Prof. Dr. [Nama Beliau], M.Sc.]
NIP/NIK        : [NIP/NIK Pejabat]
Jabatan        : [Jabatan Pejabat, contoh: Dekan Fakultas [Nama Fakultas]]

dengan ini menerangkan bahwa:
Nama Lengkap : **[Nama Lengkap Kamu]**
Nomor Induk Mahasiswa (NIM) : **[NIM Kamu]**
Tempat & Tanggal Lahir : [Tempat & Tanggal Lahir Kamu]
Program Studi : **[Nama Program Studi Kamu]**
Fakultas : **[Nama Fakultas Kamu]**
Nomor Pokok Kependudukan (jika perlu) : [Nomor KTP/NIK Kamu]

Berdasarkan hasil yudisium/rapat kelulusan tanggal [Tanggal Yudisium/Kelulusan], mahasiswa tersebut di atas telah dinyatakan **LULUS** dari Program Studi [Nama Program Studi] Fakultas [Nama Fakultas] Universitas [Nama Universitas] dengan menyelesaikan seluruh kewajiban akademik dan administratif.

Bersama ini pula disampaikan bahwa Ijazah dan Transkrip Nilai resmi yang bersangkutan masih dalam proses penerbitan/penyelesaian dan akan diserahkan pada saat acara wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal [Tanggal Rencana Wisuda] atau tanggal yang akan ditentukan kemudian.

Surat keterangan ini dibuat untuk keperluan [Tujuan Surat Dikeluarkan, contoh: melamar pekerjaan, pendaftaran studi lanjut] dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya sampai dengan Ijazah resmi diterima.

Apabila terdapat keraguan atas keabsahan surat ini, dapat melakukan verifikasi ke Bagian Akademik Fakultas [Nama Fakultas] atau pihak universitas yang berwenang.

Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dapat dipergunakan seperlunya.

[Kota Dikeluarkan Surat], [Tanggal Dikeluarkan Surat]

[Tanda Tangan Pejabat Berwenang]
[Nama Lengkap Pejabat Berwenang]
[NIP/NIK Pejabat Berwenang]

[Cap/Stempel Resmi Institusi]

Penjelasan Detail Bagian-bagian Template:

  • Kop Surat: Ini adalah identitas resmi universitas/fakultasmu. Pastikan informasinya lengkap dan sesuai dengan alamat kampus yang valid. Logo kampus biasanya juga ada di sini.
  • Nomor Surat: Ini adalah kode unik surat. Format nomor surat resmi biasanya mencakup kode surat, nomor urut, bulan, dan tahun, serta kode fakultas/unit yang mengeluarkan. Ini penting untuk sistem arsip kampus dan pihak luar yang ingin melakukan verifikasi.
  • Hal & Lampiran: Bagian ini menjelaskan inti dari surat (Surat Keterangan Lulus) dan apakah ada dokumen lain yang dilampirkan. Kebanyakan SKL tidak melampirkan apa-apa, jadi cukup ditulis “-“.
  • Yang bertanda tangan di bawah ini: Ini adalah bagian yang memperkenalkan pejabat yang bertanggung jawab atas keabsahan surat. Jabatannya menunjukkan kewenangannya. Pastikan namanya benar sesuai nama pejabat di kampusmu.
  • dengan ini menerangkan bahwa: Bagian ini adalah transisi ke identitas mahasiswa yang diterangkan.
  • Data Mahasiswa/Lulusan: Ini adalah detail pribadimu. Nama Lengkap, NIM, Program Studi, dan Fakultas adalah data paling krusial yang harus tepat sama dengan data akademikmu. Tanggal lahir dan NIK kadang diminta tapi tidak selalu wajib dicantumkan tergantung format kampus.
  • Berdasarkan hasil yudisium… dinyatakan LULUS: Ini adalah kalimat inti yang menyatakan status kelulusanmu. Mencantumkan tanggal yudisium/kelulusan itu penting karena itulah tanggal sah kamu lulus.
  • Bersama ini pula disampaikan bahwa Ijazah… masih dalam proses: Klausa ini menjelaskan mengapa hanya surat keterangan yang diberikan, yaitu karena ijazah asli masih dalam proses penerbitan. Ini memberikan konteks bagi pihak penerima surat.
  • Surat keterangan ini dibuat untuk keperluan… dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya: Bagian ini menjelaskan tujuan spesifik penggunaan surat jika memang ada, atau memberikan pernyataan umum bahwa surat ini berlaku. Klausa “sampai dengan Ijazah resmi diterima” atau “sampai dengan tanggal wisuda” kadang dicantumkan sebagai batasan masa berlaku sementara.
  • Apabila terdapat keraguan atas keabsahan surat ini…: Ini adalah fitur keamanan penting. Pihak penerima surat bisa menghubungi kontak yang disebutkan (biasanya bagian akademik) untuk memverifikasi keaslian surat dan status kelulusanmu.
  • Penutup Surat: Kalimat penutup yang standar dalam surat resmi.
  • Tempat, Tanggal Surat: Kota dan tanggal saat surat ini ditandatangani dan diterbitkan.
  • Tanda Tangan, Nama Jelas, NIP/NIK Pejabat: Identitas lengkap pejabat yang mengesahkan. Tanda tangan asli dan stempel resmi kampus sangat penting untuk keabsahan fisik surat.

Pastikan semua detail placeholder dalam kurung siku [ ] di atas kamu ganti dengan data yang sesuai dengan dirimu dan kampusmu ya!

Tips Mengurus Surat Keterangan Wisuda Biar Cepat

Mengurus dokumen di kampus kadang butuh kesabaran. Tapi ada beberapa tips biar proses pengurusan SK Wisuda kamu bisa lebih lancar dan cepat:

  1. Proaktif Cek Informasi: Jangan tunggu dihubungi. Begitu tahu kamu sudah lulus, langsung cek informasi di bagian akademik atau website kampus mengenai prosedur pengurusan SK Wisuda.
  2. Siapkan Semua Dokumen dari Jauh Hari: Pastikan semua persyaratan administrasi (fotokopi KTM, bukti bebas pinjaman, pas foto, dll.) sudah kamu siapkan sebelum datang mengurus. Ini menghindarkan bolak-balik karena ada dokumen yang kurang.
  3. Datang di Jam Kerja: Pastikan kamu datang mengurus pada jam operasional layanan akademik. Hindari jam istirahat atau hari libur.
  4. Jaga Hubungan Baik dengan Petugas: Bersikap sopan dan ramah kepada petugas administrasi bisa membuat proses lebih nyaman. Mereka yang paling tahu seluk-beluk pengurusan dokumen di kampus.
  5. Tanyakan Estimasi Waktu: Saat mengajukan, jangan ragu menanyakan perkiraan waktu surat akan selesai. Ini membantumu merencanakan kapan harus mengambilnya.
  6. Cek Kembali Data Saat Menerima: Setelah surat jadi dan kamu ambil, periksa lagi semua data pribadimu di surat. Pastikan nama, NIM, prodi, tanggal lulus, dan ejaan semuanya sudah benar. Lebih baik koreksi di tempat daripada nanti bermasalah.
  7. Buat Salinan (Fotokopi) yang Cukup: Begitu mendapatkan SK Wisuda, segera fotokopi beberapa rangkap. Fotokopi ini yang biasanya kamu lampirkan saat melamar kerja atau pendaftaran. Simpan yang asli dengan baik.

Mengikuti tips ini bisa membantumu mendapatkan SK Wisuda lebih cepat dan tanpa hambatan yang berarti.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan SK Wisuda

Meskipun sangat membantu, SK Wisuda juga punya beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Masa Berlaku: Seperti yang disebutkan, SK Wisuda bersifat sementara. Masa berlakunya biasanya sampai tanggal wisuda atau sampai ijazah asli terbit, mana saja yang lebih dulu. Setelah ijazah asli keluar, SK Wisuda ini sudah tidak berlaku lagi sebagai bukti kelulusan utama.
  • Kebutuhan Legalisir: Beberapa instansi mungkin meminta SK Wisuda yang sudah dilegalisir. Siapkan juga fotokopian untuk legalisir jika dibutuhkan.
  • Kemungkinan Verifikasi: Pihak yang menerima SK Wisuda (misalnya perusahaan) berhak dan kadang-kadang akan melakukan verifikasi keaslian surat ke kampusmu. Pastikan suratmu asli dan datamu benar. Kampus biasanya punya prosedur verifikasi yang bisa diakses oleh pihak luar.
  • Status Formal: SK Wisuda adalah bukti kelulusan akademik. Untuk keperluan yang sangat formal atau legal, ijazah asli tetap merupakan dokumen yang paling kuat dan diakui.

Jadi, gunakan SK Wisuda ini untuk keperluan yang mendesak di masa transisi, tapi tetap prioritaskan untuk segera mendapatkan ijazah asli begitu sudah tersedia.

Fakta Menarik Seputar Dokumen Kelulusan

Ada beberapa fakta menarik seputar ijazah dan dokumen kelulusan yang mungkin belum kamu tahu:

  • Sejarah Ijazah: Konsep ijazah sebagai bukti resmi pendidikan sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan sebelum era modern universitas. Bukti tertulis tentang kualifikasi seseorang untuk suatu bidang sudah menjadi tradisi di berbagai peradaban.
  • Ijazah Nasional: Di Indonesia, ijazah perguruan tinggi memiliki nomor seri nasional (NSDN) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Nomor ini terintegrasi dalam sistem verifikasi agar ijazah sulit dipalsukan.
  • Butuh Waktu Lama: Proses penerbitan ijazah asli membutuhkan waktu karena harus melalui berbagai tahapan administrasi, verifikasi data, pencetakan dengan fitur keamanan khusus, penandatanganan oleh pejabat tinggi (Rektor, Dekan), hingga legalisasi. Itulah mengapa SK Wisuda sangat relevan.
  • Transkrip Nilai: Selain ijazah, transkrip nilai juga dokumen penting. SK Wisuda biasanya tidak mencantumkan detail nilai mata kuliah, hanya menyatakan kelulusan. Transkrip nilai resmi akan keluar bersamaan atau setelah ijazah, memuat rekam jejak akademismu secara rinci.
  • Gelar Akademik: Gelar akademik (S.Kom, S.E., S.H., S.T., M.T., dll.) secara sah melekat pada namamu setelah kamu dinyatakan lulus dan menerima ijazah yang mencantumkan gelar tersebut. SK Wisuda membuktikan kamu berhak atas gelar itu, tetapi penggunaannya secara formal menunggu ijazah.

Memahami seluk-beluk dokumen kelulusan ini menambah pengetahuanmu tentang proses pendidikan tinggi. SK Wisuda hanyalah salah satu kepingan penting dalam perjalanan akademismu.

Kesimpulan Singkat

Surat keterangan wisuda atau SKL adalah dokumen sementara yang sangat bermanfaat sebagai bukti kelulusanmu di masa transisi sebelum ijazah asli diterbitkan. Fungsinya krusial untuk melamar kerja, melanjutkan studi, dan berbagai keperluan administrasi mendesak lainnya. Meskipun sementara, SK Wisuda adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh kampus dan memiliki kekuatan pengakuan yang cukup kuat.

Pastikan kamu mengetahui prosedur pengurusannya di kampusmu, menyiapkan persyaratan dengan baik, dan memeriksa detail surat saat menerimanya. Gunakan surat ini dengan bijak sambil terus memantau proses penerbitan ijazah aslimu. Selamat menikmati status barumu sebagai alumni!

Punya Pengalaman Urus SK Wisuda? Share Yuk!

Gimana, sudah lebih paham kan soal surat keterangan wisuda? Atau mungkin kamu punya pengalaman unik saat mengurusnya di kampusmu? Punya tips tambahan yang bisa dibagi ke teman-teman lain?

Jangan ragu ceritain pengalaman atau pertanyaanmu di kolom komentar di bawah ya! Siapa tahu pengalamanmu bisa bantu orang lain yang lagi butuh informasi ini. Yuk, kita diskusi bareng!

Posting Komentar